Kamis, 13 Oktober 2016

Kompetensi Dasar 8 Memahami Troubleshooting Jaringan Lapisan Fisik Jaringan WAN

Fast Ethernet Cable


 Fast Ethernet Cable

Fast Ethernet merupakan sebuah sebutan untuk teknologi jaringan Ethernet yang
menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan standar Ethernet biasa. Kecepatan yang ditawarkannya mencapai 100 megabit per detik. Standar-standar yang dibuat untuk teknologi ini adalah 100BaseTX, 100BaseFX, 100BaseT4, dan 100BaseVG. Disebut juga 100BaseX.

 100BaseTX Crossover Cable

Spesifikasi yang diratifikasi sebagai IEEE 802.3u pada tahun 1995 ini menjadi evolusi yang mengizinkan transmisi data yang jauh lebih cepat (10 kali lipat) dibandingkan dengan standar Ethernet yang sebelumnya, dengan menggunakan metode media access control yang sama, yakni Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD). Selain itu, format frame yang digunakannya pun juga sama dengan Ethernet biasa, sehingga kompatibel dengan Ethernet. Pengabelan yang digunakan pun juga sama, yakni menggunakan kabel twisted pair, atau kabel serat optik meski kabel koaksial (yang digunakan oleh Ethernet 10Base2 dan 10Base5) telah ditinggalkan.

Standar ini dapat bekerja dalam modus full-duplex atau half-duplex dan dapat diimplementasikan di dalam jaringan yang menggunakan hub atau switch.

Token Ring Wiring 


 topologi token ring

Token ring adalah sebuah cara akses jaringan berbasis teknologi ring yang pada awalnya dikembangkan dan diusulkan oleh Olaf Soderblum pada tahun 1969. Perusahaan IBM selanjutnya membeli hak cipta dariToken Ring dan memakai akses Token Ring dalam produk IBM pada tahun 1984. Elemen kunci dari desain Token Ring milik IBM ini adalah penggunaan konektor buatan IBM sendiri (proprietary), dengan menggunakan kabel twisted pair, dan memasang hub aktif yang berada di dalam sebuah jaringan komputer.

Pada tahun 1985, Asosiasi IEEE di Amerika Serikat meratifikasi standar IEEE 802.5 untuk protokol (cara akses) Token Ring, sehingga protokol Token Ring ini menjadi standar internasional. Pada awalnya, IBM membuat Token Ring sebagai pengganti untuk teknologi Ethernet (IEEE 802.3) yang merupakan teknologi jaringan LAN paling populer. Meskipun Token Ring lebih superior dalam berbagai segi, Token Ring kurang begitu diminati mengingat beaya implementasinya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Ethernet.

 IEEE 802.5 Token Ring

Spesifikasi asli dari standar Token Ring adalah kemampuan pengiriman data dengan kecepatan 4 megabit per detik (4 Mbps), dan kemudian ditingkatkan empat kali lipat, menjadi 16 megabit per detik. Pada jaringan topologi ring ini, semua node yang terhubung harus beroperasi pada kecepatan yang sama. Implementasi yang umum terjadi adalah dengan menggunakan ring 4 megabit per detik sebagai penghubung antar node, sementara ring 16 megabit per detik digunakan untuk backbone jaringan.

Beberapa spesifikasi dan standar teknis Token Ring yang lain, seperti enkapsulasi Internet Protocol (IP) dan Address Resolution Protocol (ARP) dalam Token Ring dijelaskan dalam RFC 1042.

Token Ring Keunggulan Tidak terjadi tabrakan pengiriman Kelemahan Setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang di lewatkan dalam jaringan .sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu. Jenis Kabel yang sering digunakan Topologi ini = Twisted pair, fiber.

Review Materi Troubleshooting Jaringan KD 1-7

Kompetensi Dasar 1

Pada lapisan fisik yang kita identifikasi adalah hardware sehingga sangat mudah untuk dipelajari dan bisa mudah dilihat juga dipegang oleh tangan sehingga  kita lebih mengerti materi dan tidak kebingungan akan spesifikasi dan masalah-masalah yang terjadi pada hardware tersebut sehingga mudah juga untuk diperbaiki kembali atau diganti.


Kompetensi Dasar 2
Pada kompetensi dasar 2 kita mempelajari istilah hardware yang tidak dimengerti seperti transparent bridging dan switching akan tetapi setelah dipelajari maksudnya adalah pengertian bridging sebagai jembatan penghubung dua buah komputer atau lebih dalam sebuah jaringan, karena jembatan itu tidak terlihat maka disebut transparent bridging. Begitu juga dengan transparent switching.


Kompetensi Dasar 3
Dalam kompetensi dasar 3 kita mengetahui protokol-protokol yang bekerja pada lapisan network dan protokol-protokol tersebut biasanya tidak umum untuk kita dan masih asing, sehingga akan sulit mengingat dan mempelajari semua protokol yang ada pada lapisan network sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Selain mempelajari protokolnya kita juga mempelajari bahwa kita dapat mengalihkan IP local Indonesia dengan IP luar negeri untuk membuka web yang tidak tersedia di Indonesia dengan menggunakan VPN, VPNpun akan mengubah IP Indonesia kita menjadi IP Negara lain sehingga web yang tidak tersedia untuk Indonesia tetap bisa dibuka.


Kompetensi Dasar 4
      Dalam kompetensi dasar 4 kita masih mempelajari tentang protokol pada lapisan transportasi dan protokol yang berperan besar pada lapisan ini adalah User Datagram Protokol (UDP), yaitu sebuah protokol yang mengantarkan paket data tapi tanpa memeriksa orang yang kita kirimkan data itu terhubung atau tidak, ada atau tidak. Seperti halnya melakukan broadcast di aplikasi BBM. Pesan akan tetap dikirim walaupun orang yang kita kirim pesan itu tidak ON.


Kompetensi Dasar 5
      Mempelajari Domain Name System, sebuah protokol yang berfungsi untuk mengubah alamat IP menjadi nama domain yang mudah  dibaca oleh pengguna atau user. Dalam DNS memiliki beberapa tingkatan tertentu
·         com : Organisasi Komersial
·         edu : Institusi pendidikan atau universitas
·         org : Organisasi non-profit
·         net : Networks (backbone Internet)
·         gov : Organisasi pemerintah non militer
·         mil  : Organisasi pemerintah militer
·         num : No telpon
·         arpa : Reverse DNS
·         xx : dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)

Kompetensi Dasar 6

      Lapisan presentasi bertujuan untuk mempersentasikan tampilan yang dapat mudah dilihat oleh pengguna dari sebuah system, seperti adanya bahasa ASN.1 yaitu sebuah standarisasi bahasa dari bahasa komputer sehingga penggunapun dapat membaca semua bahasa system yang telah ada dan telah lama komputer gunakan.


Kompetensi Dasar 7

Pada yang terakhir ini kita mempelajari DHCP atau pemberian alamat IP sebuah computer secara acak oleh server untuk client yang ada. Selain itu kita juga mempelajari FTP atau sebuah protokol yang berfungsi untuk melakukan pertukaran file antar setiap computer yang ada 

Jumat, 07 Oktober 2016

Kompetensi Dasar 7 Memahami Troubleshooting Jaringan Lapisan Aplikasi Jaringan LAN

Lapisan Aplikasi


Lapisan aplikasi merupakan lapisan OSI ke-7 yang menyediakan interfaces antar aplikasi yang digunakan untuk melakukan komunikasi di salam jaringan dan kemudian membantu mengirimkan dan menerima pesan yang dikirimkan di dalam jaringan tersebut.

Masalah Umum

Masalah umum di lapisan aplikasi yakni,protocol menentukan pesan apa yang diperlukan antara host sumber dan tujuan,teknis juga harus memeriksa konfigurasi aplikasi,sebagai contoh,jika troubleshooting suatu email,pastikan bahwa aplikasi yang di konfigurasi benar mengirim dan menerima informasi server email. Hal ini juga diperlukan untuk memastikan bahwa resolusi nama domain berfungsi seperti yang di harapkan.

Hubungan antara TCP/IP


TCP/IP adalah gabungan dari protocol TCP dan IP sebagai sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar menukar data dari satu komputer ke komputer lain dalam jaringan internet yang memastikan pengiriman data sampai ke alamat tujuan. Protocol ini mampu bekerja dan di tetapkan pada lintas perangkat lunak dalam berbagai sistem operasi.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)


Layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Yang memberi IP disebut DHCP Server,yang meminta IP disebut DHCP Client.

FTP (File Transfer Protocol)


Protokol yang berfungsi untuk penukaran file dalam suatu jaringan komputer yang mendukung protocol TCP/IP. FTP juga sebuah protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas komputer antar mesin-mesin dalam sebuah framework.

Telnet (Telecommunication Network)


Remote login yang terjadi pada jaringan internet di sebabkan karena adanya service dari protokol telnet.

Sun NFS (Sun Network File System)


Kumpulan protokol yang digunakan untuk mengakses beberapa sistem berkas melalui jaringan.


HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)



Protokol yang digunakan untuk mentransfer data melalui web. Ini adalah bagian dari protokol Internet dan mendefinisikan perintah dan jasa yang digunakan untuk transmisi data sebuah halaman web.





Kamis, 06 Oktober 2016

Kompetensi Dasar 6 Memahami Troubleshooting Jaringan Lapisan Presentasi Jaringan LAN


Lapisan Presentasi



Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.

Satu contoh layanan pressentation adalah encoding data.
 Kebanyakan pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna saling bertukar data sperti nama orang, tanggal, jumlah uang, dan tagihan. Item-item tersebut dinyatakan dalam bentuk string karakter, bilangan interger, bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam memberi kode untuk menyatakan string karakter (misalnya, ASCII dan Unicode), integer (misalnya komplemen satu dan komplemen dua), dan sebagainya. Untuk memungkinkan dua buah komputer yang memiliki presentation yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan dipertukarkan dapat dinyatakan dengan cara abstrak, sesuai dengan encoding standard yang akan digunakan “pada saluran”. Presentation layer mengatur data-struktur abstrak ini dan mengkonversi dari representation yang digunakan pada sebuah komputer menjadi representation standard jaringan, dan sebaliknya.

Lapisan Presentasi (Presentation Layer) Lapisan presentasi digunakan untuk menyeleksi syntax data yang berada dalam jaringan. Lapisan presentasi juga memiliki standar encoding yang digunakan dalam pemrosesan aplikasi data. Salah satu contoh layanan presentasi adalah encoding data.
Presentasi Layer adalah lapisan terendah dimana programmer aplikasi mempertimbangkan struktur data dan penyajian, bukan hanya mengirim data dalam bentuk datagram atau paket antara host.

Lapisan ini berkaitan dengan isu-isu representasi string - apakah mereka menggunakan metode
Pascal (sebuah integer panjang lapangan diikuti oleh jumlah tertentu byte) atau C / C + + metode (null-string diakhiri, yaitu "thisisastring \ 0"). Idenya adalah bahwa lapisan aplikasi harus dapat titik pada data yang akan dipindahkan, dan Layer Presentasi akan menangani sisanya.

Serialisasi dari struktur data yang kompleks ke dalam flat byte-string (seperti mekanisme menggunakan TLV atau XML) dapat dianggap sebagai fungsi kunci dari Layer Presentasi.
Enkripsi biasanya dilakukan pada tingkat ini juga, meskipun dapat dilakukan pada Aplikasi, Sesi, Transport, atau Jaringan Lapisan; masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.Contoh lain adalah merupakan struktur, yang biasanya standar pada tingkat ini, sering kali dengan menggunakan XML. Serta potongan data sederhana, seperti string, hal-hal lebih rumit dibakukan dalam lapisan ini. Dua contoh umum adalah 'objek' dalam pemrograman berorientasi obyek, dan cara yang tepat yang streaming video ditransmisikan.


Fungsi dari Presentation Layer yaitu :

Berfungsi untuk Mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirector (redirector software), seperti layananWorkstation (dalam Windows NT) dan juga Networkshell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)). Proses (menjalankan program) pada dua sistem biasanya saling bertukar informasi dalam bentuk karakter string, angka, dan sebagainnya. Informasi harus diubah menjadi bit stream sebelum dikirim. Karena komputer yang berbeda menggunakan sistem pengkodean yang berbeda, lapisan presentasi bertanggung jawab untuk introperabilitas antara metode-metode pengkodean yang berbeda. Lapisan presentasi mengirim perubah informasi dari tergantung format pengirim ke dalam format yang umum. Lapisan presentasi pada mesin penerima dirubah dalam format umum yang tergantung format receiver.
Berfungsi untuk Kompresi, Kompresi Data mengurangi jumlah bit yang terkandung dalam informasi. Kompresi data menjadi sangat penting dalam transmisi multimedia seperti teks, audio, dan video.
Berfungsi untuk Enkripsi, membawa informasi yang sensitif, sistem harus dapat menjamin privasi. Enkripsi yang berarti bahwa pengirim mengubah informasi asli ke bentuk lain dan mengirim pesan keluar yang dihasilkan melalui jaringan. Deskripsi membalikan proses untuk mengubah pesan asli kembali ke bentuk aslinya.
Tugas-tugas seperti kompresi, dekompresi, enkripsi dan dekripsi data berhubungan pada Presentation Layer. Standar yang digunakan untuk mengatur presentasi grafis, film dan suara adalah sebagai berikut :
1. PICT
2. TIFF
3. JPEG
4. MIDI
5. MPEG
6. QICK TIME
7. RTF

Dalam layanan layering semantik arsitektur jaringan OSI, Layer Presentasi menanggapi permintaan dari layanan Layer Aplikasi dan permintaan.

Layanan
Enkripsi
Kompresi


X Window System.

X-Windows (atau X11 atau X) adalah sistem grafis dan windowing bagi sistem operasi UNIX dan sistem-operasi-mirip-UNIX yang dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) sejak tahun 1984. (Wordpress, 2009)


ASN.1

Abstrak sintaks notasi satu (lebih dikenal sebagai ASN.1) adalah bahasa untuk menentukan standar tanpa penerapan. Ini adalah bahasa penulis standar. Ketika John Smith di CalTech ingin menulis rekomendasi untuk standarisasi prosedur yang salah satu komponen berikut untuk berbicara dengan komponen lain, ia menulis rekomendasi dalam notasi ASN.1, dan mengajukan rekomendasi untuk badan standar seperti ITU. ASN.1 memfasilitasi komunikasi antara profesional dan Komite dengan menawarkan bahasa umum untuk menggambarkan standar. ASN.1 ditetapkan di X.209 Rekomendasi ITU-T dan X.690.
Sebagai contoh, ASN.1 mendefinisikan:
·         "Jenis apa" adalah.
·         Apa "modul" dan harus tampilan.
·         Apa adalah bilangan bulat.
·         Apa yang BOOLEAN.
·         Adalah "terstruktur jenis".
Kata kunci tertentu maksud (untuk contoh, mulai, akhir, impor, ekspor, eksternal, dan sebagainya).
Cara "tag" jenis sehingga dapat dengan benar dikodekan.
ASN.1 memiliki tanpa memperhatikan standar apapun khusus, metode pengkodean, pemrograman bahasa, atau platform perangkat keras. Ini hanya bahasa simpel untuk menentukan standar. Atau dengan kata lain, standar ditulis dalam ASN.1.

Kompetensi Dasar 5 Memahami Troubleshooting Jaringan Lapisan Sesi Jaringan LAN

Pengertian Lapisan Sesi


           Lapisan sesi atau Session layer adalah lapisan kelima dari bawah dalam model referensi jaringan OSI, yang mengizinkan sesi koneksi antara node dalam sebuah jaringan dibuat atau dihancurkan. Lapisan sesi tidak tahu menahu mengenai efisiensi dan keandalan dalam transfer data antara node-node tersebut, karena fungsi-fungsi tersebut disediakan oleh empat lapisan di bawahnya dari dalam model OSI (lapisan fisik, lapisan data-link, lapisan jaringan dan lapisan transport). Lapisan sesi bertanggung jawab untuk melakukan sinkronisasi antara pertukaran data antar komputer, membuat struktur sesi komunikasi, dan beberapa masalah yang berkaitan secara langsung dengan percakapan antara node-node yang saling terhubung di dalam jaringan. Lapisan ini juga bertanggung jawab untuk melakukan fungsi pengenalan nama pada tingkat nama jaringan logis dan juga menetapkan [[[port TCP|port-port komunikasi]]. Sebagai contoh, protokol NetBIOS dapat dianggap sebagai sebuah protokol yang berjalan pada lapisan ini.

Lapisan sesi dari model OSI tidak banyak diimplementasikan di dalam beberapa protokol jaringan populer, seperti halnya TCP/IP  atau IPX/SPX . Akan tetapi, tiga lapisan tertinggi di dalam model OSI (lapisan sesi, lapisan presentasi , dan lapisan aplikasi ) seringnya disebut sebagai sebuah kumpulan yang homogen, sebagai sebuah lapisan aplikasi saja.

Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.

Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.

Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.

Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.


Domain Name System (DNS)


sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

Fungsi DNS (Domain Name System) :
Fungsi dasar dari DNS (Domain Name System) adalah untuk menerjemahkan atau mentranslasikan alamat ip menjadi sebuah nama domain dan juga sebaliknya. Contohnya saja alamat facebook.com, google.com, dan situs-situs lainnya merupakan alamat ip dari situs tersebut yang kemudian ditranslasikan menjadi sebuah nama domain.

Manfaat DNS (Domain Name System ) :
Manfaat yang paling umum dari DNS (Domain Name System) tentu saja untuk mempermudah pengguna dalam mengakses situs yang kita buat. Secara umum manusia lebih mudah mengingat kata dari pada mengingat angka, karena itu para pengguna internet akan lebih mudah untuk mengingat alamat situs kita berupa nama domain daripada berupa alamat ip.

NetBIOS (Network Basic Input Output System)



adalah sebuah spesifikasi yang dibuat oleh International Business Machine (sebenarnya dibuat oleh Sytek Inc. untuk IBM) dan Microsoft yang mengizinkan aplikasi-aplikasi terdistribusi agar dapat saling mengakses layanan jaringan, tanpa memperhatikan protokol transport yang digunakan.

Fungsi NetBIOS
  1. Naming Services
    Dipergunakan untuk menyebarkan nama group, user dan komputer ke jaringan. Ia juga bertugas untuk memastikan agar tidak terjadi duplikasi nama.
  2. DataGram Support
    Menyediakan transmisi tanpa koneksi yang tidak menjamin suksesnya pengiriman paket, besarnya tidak lebih besar dari 512 bytes. Metode datagram ini digunakan oleh naming services.
  3. Session Support
    Memungkinkan transmisi dimana sebuah virtual circuit session diadakan sedemikian rupa sehingga pengiriman paket dapat dipantau dan dikenali.

Logical Link Control (LLC)

Salah satu dari dua buah sub layer dalam lapisan data link selain layer MAC yang digunakan dalam jaringan LAN. LLC merupakan bagian dari spesifikasi IEEE 802 High Level Data Link Control (HDLC).